RAMPAGOE.NEWS. BANDA ACEH – Komitmen Pemerintah Aceh dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat kembali dibuktikan melalui kehadiran layanan Samsat Keliling pada rangkaian Bhayangkara Fest 2026 yang berlangsung di halaman Polda Aceh, 19–22 Juni 2026.
Kolaborasi strategis antara Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA), Ditlantas Polda Aceh, dan Jasa Raharja ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk tertib membayar pajak kendaraan bermotor.
Mengusung semangat pelayanan Mudah, Cepat, Aman, dan Nyaman, Samsat Keliling hadir sebagai solusi praktis bagi masyarakat yang ingin melakukan pembayaran pajak kendaraan tanpa harus datang ke kantor Samsat. Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang terus didorong Pemerintah Aceh guna menciptakan birokrasi yang semakin responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh menegaskan bahwa pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Aceh. Oleh karena itu, pemerintah terus menghadirkan berbagai inovasi layanan agar masyarakat semakin mudah memenuhi kewajiban perpajakannya.
“Setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai program kesejahteraan lainnya,” ujar petugas layanan di lokasi kegiatan.
Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi selama pelaksanaan Bhayangkara Fest 2026. Selain menikmati berbagai hiburan dan kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara, warga juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan secara praktis dan efisien.
Kehadiran Samsat Keliling di tengah perhelatan Bhayangkara Fest menunjukkan bahwa pelayanan publik tidak lagi menunggu masyarakat datang, melainkan aktif hadir di tengah-tengah warga. Pendekatan jemput bola ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
Melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, Pemerintah Aceh optimistis dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperkuat pendapatan daerah, serta mempercepat pembangunan yang berkelanjutan demi terwujudnya Aceh yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
“Ayo Tertib Pajak, Bangun Aceh Maju!” bukan sekadar slogan, melainkan gerakan bersama untuk mewujudkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Aceh.


















